Showing posts with label TPS. Show all posts
Showing posts with label TPS. Show all posts

Wednesday, February 13, 2019

KPU MEMBATALKAN PAJANG DAFTAR CALEG MANTAN KORUPTOR DI TPS

KPU MEMBATALKAN PAJANG DAFTAR CALEG MANTAN KORUPTOR DI TPS




CANDUQQ- Komisi Pemilihan Umum (KPU) batal memajang daftar calon anggota legislatif mantan terpidana kasus korupsi pada setiap tempat pemilihan suara (TPS) saat hari pemungutan suara 17 April mendatang. Padahal KPU sudah merencanakan memasang nama caleg eks koruptor di seluruh TPS.

Rencana sebelumnya diutarakan setelah KPU membeberkan 49 caleg nama mantan koruptor yang maju di Pemilu 2019 beberapa waktu lalu.

"Tidak (diumumkan di TPS), kita umumkan saja (lewat media massa). Terserah pemilih yang menilai mau pilih atau tidak," kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (12/2).

Ilham tak merinci alasan pembatalan hal tersebut. Namun ia memastikan pengumuman daftar tersebut bertujuan untuk memberi informasi ke publik, bukan untuk mempermalukan atau melarang memilih.

Pengumuman caleg mantan koruptor dilakukan KPU berlandaskan Pasal 182 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Pasal itu mewajibkan mantan napi mengumumkan statusnya jika ingin ikut mendaftar sebagai caleg.

Di sisi lain saat ini KPU sedang melakukan pemutakhiran data. Kemungkinam besar daftar caleg mantan koruptor akan bertambah.

"Pokoknya nambah. Kalau Perludem kemarin tambah empat belas, mungkin kita lebih. Sekarang sedang kita klarifikasi dan verifikasi lagi lebih dalam," tuturnya.

Agen Domino- Sebelumnya, KPU telah membeberkan data 49 caleg mantan koruptor ke publik. Sebanyak 9 caleg eks koruptor merupakan caleg DPD, 16 caleg DPRD Provinsi, dan 24 lainnya caleg DPRD kabupaten/kota. Sementara itu tak ada caleg DPR RI yang tercatat sebagai eks koruptor.


Berdasarkan partai, Partai Golkar merupakan partai dengan caleg eks koruptor terbanyak yakni 9 orang. Kemudian disusul Partai Gerindra dengan 6 caleg eks koruptor.


Kemudian Partai Hanura 5 orang, Partai Demokrat 4 orang, Partai Berkarya 4 orang, dan PAN 4 orang. Selanjutnya Partai Garuda 2 orang, PKPI 2 orang, Perindo 2 orang, PDIP 1 orang, PBB 1 orang, dan PKS 1 orang

Sunday, January 13, 2019

CANDUQQ | PRABOWO MEMINTA RELAWAN PIKNIK SAMBIL JAGA TPS

PRABOWO MEMINTA RELAWAN PIKNIK SAMBIL JAGA TPS




CANDUQQ- Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meminta kepada Relawan Roemah Djoeang untuk solid mengawal dan menjaga seluruh proses pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April mendatang.

"Coba emak-emak dan bapak-bapak semua, kalau datang, maaf kali ini jangan pulang cepat-cepat. Tunggu sampai malam. Loh kok ketawa? Kuat enggak? Berani enggak? Datang ya harus sampai sore, tunggu," kata Prabowo saat memberi arahan kepada relawan di Jakarta, Minggu (13/1).

Instruksi ini diberikan lantaran Prabowo menilai TPS merupakan tempat krusial yang harus benar-benar dijaga. Menjaga TPS, kata dia, sama juga mengantisipasi segala bentuk kecurangan pemilu.

"Waspada terhadap nanti pemilih-pemilih hantu yang akan nyoblos," katanya.

Untuk itu, Prabowo menginstruksikan agar relawan selalu mengkroscek kotak suara sejak awal hingga menunggu hingga proses di TPS selesai.

Bahkan, Prabowo meminta agar para relawan yang merasa kelaparan karena menjaga TPS membawa bekal dari rumah. Dia menantang jika perlu para relawan piknik di TPS.

"Ya kalau terpaksa kalian bawa rantang ke TPS, bawa tikar, sekalian piknik di situ. Kalau perlu tidur sampai selesai untuk negara," ujarnya.

Agen Domino- Selain menjaga TPS, dia juga menginstruksikan agar 1.500 Relawan Roemah Djoeang yang hadir untuk membantu meyakinkan memilih pasangan calon nomor urut 02 ke kerabat dan sanak saudara di desa-desa sebelum 17 April.

"Tolong turun turun ke desa desa paling miskin, turun ke desa kalau setengahnya saja 750 berarti kita bisa datangi 750 desa. Dari ruangan ini saja," katanya.

Dengan sisa waktu yang tak banyak atau sekira 95 hari, Prabowo berharap relawan dapat bekerja keras demi memenangkan pemilu dan mewujudkan 2019 ganti presiden.

"Teriak-teriak 2019 ganti presiden itu gampang, namun yang menentukan adalah 17 April. Kalau 2019 mau ganti presiden maka kita harus menang pilpres," ujarnya.