Showing posts with label MALAM MUNAJAT 212. Show all posts
Showing posts with label MALAM MUNAJAT 212. Show all posts

Monday, February 25, 2019

MUI SOAL POSE DUA JARI DI MALAM MUNAJAT 212, ITU LOSE CONTROL

MUI SOAL POSE DUA JARI DI MALAM MUNAJAT 212, ITU LOSE CONTROL




CANDUQQ- Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Yusuf Aman menyatakan bahwa penyelenggaraan acara Malam Munajat 212 tergolong tak sesuai rencana atau di luar kendali.

Gestur bernuansa kampanye capres nomor urut 2, Prabowo-Sandi marak dalam acara yang diinisiasi MUI DKI Jakarta di Monas, Kamis (21/2) malam itu. Acara yang diagendakan untuk doa bersama demi keselamatan bangsa pun jadi sarat pemandangan bernuansa politis.

"Ini sudah lost control. Maaf, hal tersebut bukan yang dikehendaki oleh MUI," ucap Yusuf melalui pesan singkat, Jumat malam (22/2).

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum MUI Pusat Zainut Tauhid Sa"adi sudah mewanti-wanti. Dia mengimbau kepada MUI DKI Jakarta selaku penyelenggara agar tidak ada nuansa politis yang terselip selama acara berjalan. Namun, hingga saat ini dia belum mau memberi tanggapan.

Sekjen MUI Anwar Abbas juga belum mau memberi tanggapan atas maraknya nuansa kampanye Pilpres di acara Malam Munajat 212. Dia mengaku sedang tidak sehat.

Diketahui, MUI DKI Jakarta menggelar Malam Munajat 212 di Monas pada Kamis malam (21/2). Kerja sama dijalin dengan majelis taklim se-Jabodetabek demi mensukseskan acara. Acara dimulai dengan salat Magrib, lalu doa bersama meminta keselamatan bangsa dan negara.

Selama rangkaian acara berjalan, begitu banyak nuansa kampanye yang tampak di Monas. Gestur ditunjukkan oleh tokoh politik maupun ribuan peserta yang hadir.



Agen Domino- Ada sejumlah tokoh politik yang tak ragu menunjukkan pose dua jari ala pendukung Paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Bahkan, beberapa di antara mereka bermain retorika menyinggung pergantian presiden saat memberi sambutan dari atas panggung. Mereka antara lain Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Malam Munajat 212 juga diwarnai kericuhan. Dua orang wartawan mengalami persekusi diduga oleh anggota Laskar Pembela Islam (LPI) yang menjadi satuan keamanan. ( mr )


Friday, February 22, 2019

MALAM MUNAJAT 212 DI MONAS, WARGA BERDOA AGAR PEMILU BERJALAN LANCAR DAN DAMAI

MALAM MUNAJAT 212 DI MONAS, WARGA BERDOA AGAR PEMILU BERJALAN LANCAR DAN DAMAI




CANDUQQ- Massa yang ingin ikut serta dalam acara Malam Munajat 212 masih terus berdatangan ke Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (21/2). Mereka datang dari berbagai arah menuju Monas.

banyak dari massa yang membawa serta anggota keluarganya. Tampak begitu banyak orang tua yang membawa anak-anak. Tak hanya itu, tidak sedikit juga lansia yang datang. Perkiraan massa yang hadir di Monas sejauh ini sekitar seribu orang. Begitu banyak pula atribut bertuliskan kalimat tauhid. Baik bendera, bendera, hingga pakaian yang dikenakan para peserta Malam Munajat 212.

Salah satu peserta acara Malam Munajat 212, Rofili (56) mengaku datang bersama dua anak dan istrinya. Dia sengaja datang ke Monas untuk berdoa agar Pemilu berjalan lancar dan damai.

"Doa bareng bareng biar dikabulin. Semoga pemilu lancar," kata Rofili di dalam kawasan Monas.

Rofili mengaku selama ini memang sering hadir dalam acara doa bersama di Monas. Termasuk Reuni 212 yang kedua pada 2 Desember 2018 lalu.

Rofili mengaku senang berada di tengah-tengah umat muslim berdoa bersama-sama kepada Yang Maha Kuasa.

"Iya ke sini kangen juga kali ya, kangen ngumpul di Monas," tutur Rofili.

Mereka yang datang mengikuti Munajat umumnya membawa kendaraan sendiri lalu diparkir di sekitar Monas. Walhasil, trotoar di sepanjang Jalan Medan Merdeka Timur hingga Jalan Kebon Sirih dipenuhi kendaraan bermotor milik massa Malam Munajat 212 yang diparkir.

Agen Domino- Akibat acara munajat 212, polisi menutup sejumlah arus lalu lintas di sekitar Monas. Selain itu, Transjakarta pun mengalihkan rute Blok M-Kota.

Selain itu, di lokasi, bagi warga yang ingin mengikuti Malam Munajat 212 di Monas harus melewati pengamanan yang ketat. Pintu untuk peserta umum dibuka lewat depan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Sebelum masuk, mereka diperiksa terlebih dahulu oleh petugas keamanan dari pihak panitia.

Pemeriksaan dilakukan secara sederhana. Pengamanan dari panitia hanya mengecek isi tas atau kantong bawaan para peserta. Korek api merupakan jenis barang yang tak diperkenankan dibawa oleh peserta.

Peserta yang kedapatan membawa korek akan diambil oleh panitia. Pengamanan di pintu VIP justru lebih longgar. Pintu VIP yang terletak di kawasan Patung Kuda tidak melakukan pemeriksaan seperti di pintu masuk biasa.

Di pintu masuk lain pemeriksaan dilakukan oleh aparat kepolisian. Pemeriksaan dilakukan dengan cara membuka tas peserta Malam Munajat 212.