Showing posts with label DOLAR AS. Show all posts
Showing posts with label DOLAR AS. Show all posts

Saturday, March 30, 2019

Rupiah Kembali Menguat Tipis Ke Rp14.242 Per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Kembali Menguat Tipis Ke Rp14.242 Per Dolar AS Pagi Ini




CANDUQQ- Nilai tukar rupiah berada di posisi per Rp14.240 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot Jumat (29/3) pagi. Posisi ini menguat tipis 0,5 persen dibandingkan penutupan pada Kamis (28/3) yakni Rp14.243 per dolar AS.

Pagi ini, sebagian besar mata uang utama Asia menguat terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat 0,17 persen, baht Thailand menguat 0,15 persen, dolar Singapura menguat 0,07 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,05 persen. Namun, ada juga mata uang yang melemah, seperti ringgit Malaysia sebesar 0,01 persen dan yen Jepang sebesar 0,14 persen. domino kiu kiu

Begitu pun dengan negara maju yang menguat terhadap dolar AS. PoundsterlingInggris menguat 0,13 persen, euro menguat 0,07 persen, dan dolar Australia menguat 0,11 persen.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan pergerakan pagi ini dikendalikan oleh pesimisme atas ekonomi AS. Setelah sebelumnya tanda resesi ditunjukkan dengan imbal hasil surat berharga AS bertenor pendek yang lebih tinggi dari tenor panjang, atau biasa disebut inverted yield curve. poker

Dalam 50 tahun terakhir, setiap resesi di AS selalu diawali dengan inversi yield di seri obligasi pemerintah tiga bulan dan 10 tahun. Namun, kini jeda imbal hasil keduanya makin besar. Oleh karena itu, kekhawatiran soal ancaman resesi yang sempat redup kini terulang lagi.

Agen Domino- Pasar juga bereaksi negatif terhadap rilis data transaksi berjalan AS yang membukukan defisit sebesar US$488,5 miliar atau 2,4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Ini merupakan defisit terdalam sejak 2008.

Kemudian, prospek transaksi berjalan pada kuartal I-2019 juga tidak terlalu cerah karena defisit neraca perdagangan yang dalam pada Januari. Pada bulan pertama 2019, AS mencatatkan defisit neraca perdagangan sebesar US$ 51,1 miliar.

Dengan aura perlambatan ekonomi yang semakin nyata, tentu bank sentral AS The Fed masih akan bersikap dovish dengan tidak akan menaikkan suku bunga acuannya. Aset berisiko di negara berkembang akan dinimati pelaku pasar.

Meski demikian, pelaku pasar juga menanti kemajuan cerainya Inggris dari Uni Eropa atau biasa disebut Brexit. Pada Jumat ini, parlemen Inggris akan mengadakan pemungutan suara terkait keputusan akhir mengenai Brexit, apakah menolak seluruh usulan Perdana Menteri Theresa May atau memilih opsi lain. Dewapokerasia

Jika opsi lain yang dipilih, maka pilihan Inggris ada dua. Apakah kembali menunda perpanjangan kesepakatan Brexit atau keluar dari Uni Eropa 12 April mendatang tanpa kompensasi apa-apa.

"Jadi pada hari ini ada kemungkinan rupiah melemah. Tapi ini masih dalam rentang Rp14.204 per dolar AS hingga Rp14.270 per dolar AS," jelas Ibrahim, Jumat (29/3).

Tuesday, December 11, 2018

CANDUQQ | RUPIAH KEMBALI MELEMAH KE 14.615 PER DOLAR AS

CANDUQQ- Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.615 per dolar Amerika Serikat(AS) pada perdagangan pasar spot Selasa (11/12) pagi ini. Posisi ini melemah 62 poin atau 0,43 persen dibanding Senin (10/12) yang di Rp14.553 per dolar AS.

Sejalan dengan rupiah, beberapa mata uang Asia turut melemah dari dolar AS. Won Korea Selatan melemah 0,3 persen, ringgit Malaysia minus 0,19 persen, peso Filipina minus 0,17 peren, dan dolar Singapura minus 0,02 persen.

Namun, beberapa mata uang lainnya berhasil parkir di zona hijau, seperti dolar Hong Kong yang menguat 0,02 persen, baht Thailand 0,12 persen, dan yen Jepang 0,25 persen.

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju, beberapa diantaranya menguat dari dolar AS, seperti franc Swiss 0,14 persen, poundsterling Inggris 0,06 persen, euro Eropa 0,05 persen, dan rubel Rusia 0,04 persen. Namun, dolar Australia melemah 0,03 persen dan dolar Kanada minus 0,03 persen.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan kembali melemah pada hari ini karena minim sentimen positif yang menopang pergerakan mata uang Garuda. Padahal, pada saat bersamaan dolar AS belum lepas dari sentimen negatif.

Agen Domino- Sentimen negatif dolar AS tersebut antara lain datang dari pernyataan bank sentral AS, The Federal Reserve yang turut mengkhawatirkan prospek ekonomi Negeri Paman Sam ke depan. "Hal ini turut menurunkan ekspektasi akan kenaikan suku bunga The Fed," ujarnya, Selasa (11/12).

Sayangnya, pergerakan rupiah tidak mendapat dukungan dari dalam negeri dan kawasan Asia. Rupiah justru mendapat sentimen negatif dari Jepang, akibat rilis data pertumbuhan ekonomi Negeri Sakura yang terkoreksi menjadi 2,5 persen pada kuartal III 2018.

"Jadi sentimen dari global dan internal tidak cukup mendukung kenaikan rupiah. Dengan kata lain, masih dimungkinkan untuk kembali bergerak melemah," pungkasnya.

CANDUQQ | RUPIAH KEMBALI MELEMAH KE 14.615 PER DOLAR AS

CANDUQQ- Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.615 per dolar Amerika Serikat(AS) pada perdagangan pasar spot Selasa (11/12) pagi ini. Posisi ini melemah 62 poin atau 0,43 persen dibanding Senin (10/12) yang di Rp14.553 per dolar AS.

Sejalan dengan rupiah, beberapa mata uang Asia turut melemah dari dolar AS. Won Korea Selatan melemah 0,3 persen, ringgit Malaysia minus 0,19 persen, peso Filipina minus 0,17 peren, dan dolar Singapura minus 0,02 persen.

Namun, beberapa mata uang lainnya berhasil parkir di zona hijau, seperti dolar Hong Kong yang menguat 0,02 persen, baht Thailand 0,12 persen, dan yen Jepang 0,25 persen.

Begitu pula dengan mata uang utama negara maju, beberapa diantaranya menguat dari dolar AS, seperti franc Swiss 0,14 persen, poundsterling Inggris 0,06 persen, euro Eropa 0,05 persen, dan rubel Rusia 0,04 persen. Namun, dolar Australia melemah 0,03 persen dan dolar Kanada minus 0,03 persen.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan kembali melemah pada hari ini karena minim sentimen positif yang menopang pergerakan mata uang Garuda. Padahal, pada saat bersamaan dolar AS belum lepas dari sentimen negatif.

Agen Domino- Sentimen negatif dolar AS tersebut antara lain datang dari pernyataan bank sentral AS, The Federal Reserve yang turut mengkhawatirkan prospek ekonomi Negeri Paman Sam ke depan. "Hal ini turut menurunkan ekspektasi akan kenaikan suku bunga The Fed," ujarnya, Selasa (11/12).

Sayangnya, pergerakan rupiah tidak mendapat dukungan dari dalam negeri dan kawasan Asia. Rupiah justru mendapat sentimen negatif dari Jepang, akibat rilis data pertumbuhan ekonomi Negeri Sakura yang terkoreksi menjadi 2,5 persen pada kuartal III 2018.

"Jadi sentimen dari global dan internal tidak cukup mendukung kenaikan rupiah. Dengan kata lain, masih dimungkinkan untuk kembali bergerak melemah," pungkasnya.